Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Tuberkulosis (TBC): Pemahaman, Gejala, dan Pencegahan

Penyakit - 10 Feb 2025 Oleh Diaz

696 Kali Dibaca

 

Tuberkulosis (TBC) adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meskipun TBC dapat diobati dan dicegah, penyakit ini tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), TBC merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit menular di seluruh dunia. Artikel ini akan membahas tentang TBC, gejala, cara penularan, dan langkah pencegahannya.

Apa Itu TBC?

TBC umumnya menyerang paru-paru, tetapi dapat juga menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti ginjal, tulang, otak, dan bagian tubuh lainnya. Penyakit ini ditularkan melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, melepaskan droplet yang mengandung bakteri TBC.

Gejala TBC

Gejala TBC bervariasi tergantung pada bagian tubuh yang terinfeksi, tetapi beberapa gejala umum termasuk:

  1. Batuk yang berkepanjangan: Biasanya lebih dari 3 minggu dan dapat disertai dengan darah.
  2. Nyeri dada: Rasa nyeri dapat muncul saat bernapas atau batuk.
  3. Penurunan berat badan: Penderita sering mengalami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
  4. Kelelahan: Rasa lelah yang berkepanjangan tanpa alasan yang jelas.
  5. Demam dan berkeringat malam: Suhu tubuh yang tinggi dan sering berkeringat saat malam hari.

Jika mengalami gejala-gejala di atas, penting untuk segera mencari bantuan medis untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Cara Penularan TBC

Tuberkulosis menyebar melalui udara. Ketika seseorang yang terinfeksi TBC aktif batuk atau bersin, mereka melepaskan partikel kecil ke udara yang dapat dihirup oleh orang lain. Risiko penularan lebih tinggi terjadi di tempat-tempat dengan kepadatan populasi yang tinggi, seperti rumah sakit, penjara, atau lokasi dengan ventilasi yang buruk. Tidak semua orang yang terpapar oleh bakteri TBC akan terinfeksi, tergantung pada daya tahan tubuh individu.

Pencegahan TBC

Terdapat beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan TBC:

  1. Vaksinasi: Vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin) dapat memberikan perlindungan dari bentuk parah TBC pada anak-anak. Meskipun tidak sepenuhnya mencegah infeksi, vaksin ini dapat mengurangi risiko komplikasi.

  2. Deteksi dan pengobatan dini: Mempercepat diagnosis dan pengobatan bagi individu yang terinfeksi dapat mencegah penularan lebih lanjut. Skrining rutin bagi populasi berisiko tinggi juga sangat dianjurkan.

  3. Menjaga kebersihan lingkungan: Ventilasi yang baik di tempat tinggal dan tempat kerja dapat mengurangi konsentrasi partikel TBC di udara.

  4. Menghindari kontak dengan penderita TBC: Jika Anda tahu seseorang yang terdiagnosis TBC aktif, sebaiknya hindari kontak dekat hingga mereka mendapatkan perawatan yang tepat.

  5. Gaya hidup sehat: Meningkatkan sistem imun melalui pola makan sehat, olahraga teratur, dan tidur yang cukup juga dapat membantu melawan infeksi.

Penutup

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang serius, namun dapat dicegah dan diobati dengan langkah-langkah yang tepat. Kesadaran dan pendidikan mengenai TBC sangat penting untuk mengurangi stigma dan mendorong deteksi dini. Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala yang mencurigakan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis. Sehat itu mahal harganya, mari jaga diri dan lingkungan kita dari TBC!


Bagikan Artikel Ini