Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Posisi Plasenta yang Normal dan Abnormal
Persalinan - 16 Jan 2025 Oleh Diaz
1.971 Kali DibacaPosisi Plasenta yang Normal dan Abnormal
Pada kehamilan, plasenta adalah organ yang penting yang membantu memberikan nutrisi dan oksigen kepada janin. Posisi plasenta dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin selama kehamilan dan persalinan. Berikut adalah informasi tentang posisi plasenta yang normal dan abnormal.
Posisi Plasenta yang Normal
Pada kehamilan normal, plasenta berada di bagian atas rahim dan menghadap ke belakang. Posisi ini disebut posisi anteroposterior (AP). Plasenta dapat juga berada di posisi laternateral (LL), yaitu berada di sisi rahim dan menghadap ke depan atau ke belakang. Posisi AP dan LL adalah posisi yang normal dan tidak berisiko bagi ibu dan janin.
Posisi Plasenta yang Abnormal
Ada beberapa posisi plasenta yang dianggap abnormal, yaitu:
1. Posisi Plasenta Menghadap Langit-Langit (PLMHL): Posisi plasenta yang menghadap ke bagian atas rahim dan menghadap ke langit-langit rahim. Ini adalah posisi yang paling umum dari plasenta yang abnormal.
2. Posisi Plasenta Menghadap Dinding Rahim (PMDR): Posisi plasenta yang menghadap ke bagian atas rahim dan menghadap ke dinding rahim.
3. Posisi Plasenta Menghadap Punggung (PMP): Posisi plasenta yang menghadap ke bagian atas rahim dan menghadap ke punggung janin.
4. Posisi Plasenta yang Tidur (PPT): Posisi plasenta yang menghadap ke bagian atas rahim dan menghadap ke belakang, tetapi dengan bagian plasenta yang besar menghadap ke depan.
Posisi plasenta yang abnormal dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti:
Persalinan yang lebih lama dan lebih sulit
Risiko keguguran yang lebih tinggi
Risiko pendarahan postpartum yang lebih tinggi Risiko infeksi yang lebih tinggi
Penanganan Posisi Plasenta yang Abnormal
Jika plasenta berada di posisi abnormal, dokter dapat melakukan beberapa intervensi untuk mengatasi masalah tersebut. Beberapa intervensi yang dapat dilakukan adalah:
Pembedahan cesar
Pembedahan plasenta previa (jika plasenta berada di bawah serviks)
Pembedahan untuk mengeluarkan plasenta yang abnormal
Dalam beberapa kasus, dokter mungkin tidak akan menemukan masalah dengan posisi plasenta yang abnormal selama persalinan, tetapi risiko masih ada. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawasan yang teliti selama kehamilan dan persalinan untuk memastikan kesehatan ibu dan janin.
Kesimpulan
Posisi plasenta yang normal dan abnormal dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin selama kehamilan dan persalinan. Posisi plasenta yang abnormal dapat menyebabkan beberapa masalah, tetapi intervensi yang tepat dapat diambil untuk mengatasi masalah tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawasan yang teliti selama kehamilan dan persalinan untuk memastikan kesehatan ibu dan janin.
Bagikan Artikel Ini