Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Pemeriksaan Penting yang Harus Dilakukan Ibu Setiap Tahun
Medical Check Up - 03 Dec 2025 Oleh Diaz
295 Kali DibacaFam, sebagai ibu yang tiap hari juggling antara keluarga, pekerjaan, dan urusan rumah, kadang kita lupa bahwa diri sendiri juga butuh perhatian. Banyak perempuan yang baru sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan tahunan ketika tubuh mulai memberi tanda-tanda lelah atau muncul keluhan yang sebenarnya bisa dicegah. Padahal, pemeriksaan rutin itu bukan cuma formalitas, tapi investasi jangka panjang buat kesehatan kita. Nah, di artikel ini kita bakal bahas beberapa pemeriksaan penting yang harus dilakukan ibu setiap tahun.
Sebagai ibu, kita sering banget ngedahulukan semua orang duluan. Anak sakit, kita sigap. Pasangan butuh bantuan, kita hadir. Rumah berantakan, kita rapikan. Tapi giliran tubuh sendiri ngasih sinyal, seringnya kita anggap “nanti aja deh”. Padahal Fam, pemeriksaan kesehatan ibu itu bukan soal menunggu sakit dulu, tapi memastikan tubuh tetap dalam kondisi terbaik supaya kita bisa terus mendampingi keluarga dengan sehat, kuat, dan bahagia. Cek kesehatan tahunan itu ibarat service rutin kendaraan—kalau dijaga, risiko rusaknya kecil. Kalau diabaikan, ya siap-siap keluar biaya, tenaga, bahkan waktu pemulihan yang jauh lebih besar.
Salah satu pemeriksaan yang wajib banget dilakukan tiap tahun adalah tes darah lengkap. Tes ini bisa mendeteksi anemia, infeksi, kadar gula, fungsi organ, hingga potensi penyakit kronis. Banyak ibu yang sering merasa cepat lelah, pusing, atau gampang capek tapi tidak tahu sebabnya. Hasil tes darah bisa memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi tubuh dan membantu dokter memberikan saran perawatan yang tepat. Tes ini cepat, nggak sakit, dan manfaatnya besar.
Selanjutnya ada pemeriksaan payudara dan mamografi. Buat yang usianya di atas 40 tahun, mamografi biasanya direkomendasikan setiap 1–2 tahun sekali. Tapi kalau ada riwayat keluarga dengan kanker payudara, pemeriksaan bisa mulai lebih awal. Deteksi dini itu kunci banget, Fam. Semakin cepat masalah ditemukan, semakin mudah penanganannya. Sekalian juga biasakan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) tiap bulan. Nggak perlu alat khusus, cukup kenali perubahan pada bentuk atau tekstur payudara.
Jangan lupakan pemeriksaan kesehatan reproduksi. Pemeriksaan seperti Pap smear atau IVA test sangat penting untuk mendeteksi risiko kanker serviks sedini mungkin. Banyak ibu merasa pemeriksaan ini hanya untuk perempuan yang aktif seksual, padahal tujuan utamanya adalah deteksi dini perubahan sel serviks yang berpotensi menjadi kanker. Prosedurnya cepat, dan hasilnya bisa menyelamatkan nyawa. WHO sendiri menekankan pentingnya deteksi dini kanker serviks sebagai langkah pencegahan utama.
Selain itu, ada juga pemeriksaan tulang (BMD test), terutama untuk ibu yang sudah masuk usia 40–50-an atau memiliki risiko osteoporosis. Kekurangan kalsium, jarang olahraga, atau riwayat keluarga bisa meningkatkan risiko tulang rapuh. Pemeriksaan ini penting supaya kita bisa mencegah patah tulang di kemudian hari. Banyak perempuan menyepelekan kesehatan tulang, padahal menopouse dan perubahan hormon bisa mempercepat penurunan kepadatan tulang.
Pemeriksaan fungsi jantung juga nggak boleh dilewatkan—EKG, cek kolesterol, tekanan darah, dan gula darah sewaktu. Penyakit jantung sering disebut “silent killer” karena gejalanya samar, tapi dampaknya fatal. Ibu yang sering stres, kurang tidur, atau punya pola makan kurang sehat cenderung lebih berisiko. Jangan tunggu sesak napas muncul, Fam. Lebih baik cek sebelum terlambat.
Yang terakhir, tapi nggak kalah penting, adalah pemeriksaan kesehatan mental. Tekanan sebagai ibu bisa sangat besar, mulai dari mengurus anak, pekerjaan, sampai ekspektasi sosial. Tidak ada salahnya curhat ke psikolog atau konselor kalau kamu merasa cemas, burnout, atau mudah marah. Kesehatan mental itu sama pentingnya dengan fisik.
Intinya, pemeriksaan tahunan itu bukan bentuk kekhawatiran berlebihan, tapi bentuk sayang terhadap diri sendiri. Karena ibu yang sehat berarti keluarga yang bahagia. Fam, jangan tunggu ada gejala dulu baru cek. Mulai tahun ini, jadwalkan minimal satu kali pemeriksaan kesehatan ibu, lengkap dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Semoga artikel ini bikin kamu makin sadar betapa pentingnya pemeriksaan kesehatan ibu dan cek kesehatan tahunan sebagai rutinitas wajib. Yuk, Fam, prioritaskan diri sendiri juga—karena ibu yang sehat adalah pusat kekuatan sebuah keluarga.
Bagikan Artikel Ini