Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
NBC: Jerawat Tak Kunjung Hilang? Ini Penyebab yang Sering Tidak Disadari
Kesehatan - 10 Jam Lalu Oleh Diaz
11 Kali DibacaHalo Fam, pernah merasa kesal karena jerawat tak kunjung hilang meskipun sudah rutin memakai skincare, menjaga kebersihan wajah, bahkan mencoba berbagai produk yang katanya ampuh? Jika iya, kamu tidak sendirian. Masalah jerawat tak kunjung hilang memang menjadi salah satu keluhan kulit yang paling sering dialami, baik oleh remaja maupun orang dewasa. Menariknya, penyebab jerawat yang terus muncul sering kali bukan hanya karena kulit kotor atau salah memilih produk perawatan, tetapi juga berasal dari kebiasaan sehari-hari yang jarang disadari.
Banyak orang fokus pada penggunaan skincare tanpa memperhatikan faktor lain yang sebenarnya memiliki pengaruh besar terhadap kondisi kulit. Salah satu penyebab yang paling sering diabaikan adalah kebiasaan menyentuh wajah. Tangan yang digunakan untuk memegang ponsel, keyboard, uang, atau berbagai benda lainnya dapat membawa bakteri dan kotoran yang berpindah ke kulit wajah. Kebiasaan sederhana seperti menopang dagu atau memencet jerawat juga dapat memperparah peradangan dan memicu munculnya jerawat baru.
Selain itu, kebersihan benda yang sering bersentuhan dengan wajah juga berperan penting. Sarung bantal, handuk wajah, kuas makeup, hingga layar ponsel dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri. Jika jarang dibersihkan, benda-benda tersebut dapat menjadi penyebab munculnya jerawat berulang meskipun wajah sudah dibersihkan dengan benar setiap hari.
Faktor lain yang sering luput dari perhatian adalah stres. Saat seseorang mengalami stres, tubuh akan meningkatkan produksi hormon tertentu, termasuk kortisol. Hormon ini dapat merangsang produksi minyak berlebih pada kulit sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat. Akibatnya, jerawat menjadi lebih mudah muncul dan lebih sulit sembuh. Tidak heran jika banyak orang mengalami breakout saat menghadapi tekanan pekerjaan, tugas kuliah, atau masalah pribadi.
Pola tidur yang buruk juga memiliki hubungan erat dengan kesehatan kulit. Kurang tidur dapat mengganggu proses regenerasi sel kulit yang terjadi secara alami pada malam hari. Ketika tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, kulit menjadi lebih rentan mengalami peradangan dan proses penyembuhan jerawat pun berjalan lebih lambat. Oleh karena itu, tidur cukup selama 7–9 jam setiap malam menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit.
Makanan juga dapat memengaruhi kondisi jerawat pada sebagian orang. Konsumsi makanan tinggi gula, minuman manis, serta makanan olahan secara berlebihan dapat meningkatkan respons peradangan dalam tubuh. Meski hubungan antara makanan dan jerawat bisa berbeda pada setiap individu, menjaga pola makan seimbang tetap penting untuk mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan. Perbanyak konsumsi sayur, buah, protein berkualitas, dan air putih agar tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan kulit.
Tidak sedikit pula yang mengalami jerawat akibat faktor hormonal. Kondisi ini sering terjadi menjelang menstruasi, selama masa pubertas, kehamilan, atau akibat gangguan hormon tertentu. Jerawat hormonal biasanya muncul di area dagu, rahang, dan sekitar mulut. Jika jerawat terus muncul di area yang sama dan sulit dikendalikan dengan produk perawatan biasa, konsultasi dengan dokter kulit dapat menjadi langkah yang tepat untuk mengetahui penyebab pastinya.
Kesalahan dalam memilih skincare juga bisa menjadi alasan mengapa jerawat tidak kunjung membaik. Menggunakan terlalu banyak produk sekaligus, mencoba produk baru terlalu sering, atau memilih produk yang tidak sesuai dengan jenis kulit dapat mengganggu skin barrier. Ketika lapisan pelindung kulit terganggu, kulit menjadi lebih sensitif, mudah iritasi, dan rentan mengalami jerawat. Karena itu, penting untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan menggunakannya secara konsisten.
Fam, perlu dipahami bahwa tidak semua jerawat dapat diatasi hanya dengan perawatan rumahan. Jika jerawat sudah berlangsung lama, terasa nyeri, meninggalkan bekas yang mengganggu, atau semakin banyak meskipun sudah menggunakan skincare yang tepat, sebaiknya jangan menunda untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional. Penanganan yang sesuai dapat membantu mengatasi akar masalah sekaligus mencegah kerusakan kulit yang lebih serius.
Pada akhirnya, mengatasi jerawat tak kunjung hilang membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Tidak hanya fokus pada skincare, tetapi juga memperhatikan pola hidup, kebersihan sehari-hari, kondisi hormon, hingga tingkat stres. Dengan memahami berbagai faktor yang sering tidak disadari tersebut, Family dapat mengambil langkah yang lebih tepat untuk mendapatkan kulit yang sehat, bersih, dan terawat. Jika keluhan jerawat tak kunjung hilang masih berlanjut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kecantikan agar mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi kulitmu.
Bagikan Artikel Ini