Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Klinik Gigi: Scaling Gigi Berapa Kali Setahun? Ini Rekomendasi Dokter Gigi

Klinik Gigi - 10 Jam Lalu Oleh Diaz

12 Kali Dibaca

Bagi banyak Fam yang rutin menjaga kesehatan gigi, mungkin pernah muncul pertanyaan, scaling gigi berapa kali setahun sebenarnya perlu dilakukan? Ada yang menganggap cukup sekali dalam beberapa tahun, ada juga yang memilih membersihkan karang gigi setiap beberapa bulan. Padahal, frekuensi scaling gigi yang tepat bisa berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi kesehatan gigi dan mulut masing-masing. Karena itu, penting untuk memahami rekomendasi dokter gigi agar perawatan yang dilakukan benar-benar efektif menjaga kesehatan rongga mulut.

Scaling gigi adalah prosedur pembersihan karang gigi yang dilakukan menggunakan alat khusus oleh dokter gigi atau tenaga kesehatan gigi profesional. Karang gigi terbentuk dari plak yang menumpuk dan mengeras akibat sisa makanan, bakteri, serta mineral dari air liur. Berbeda dengan plak yang masih bisa dibersihkan melalui menyikat gigi, karang gigi tidak dapat dihilangkan hanya dengan sikat gigi biasa.

Banyak orang merasa giginya baik-baik saja sehingga tidak merasa perlu melakukan scaling. Padahal, karang gigi yang menumpuk sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Seiring waktu, kondisi ini dapat menyebabkan bau mulut, gusi berdarah, radang gusi, hingga meningkatkan risiko penyakit periodontal yang dapat menyebabkan gigi goyang.

Secara umum, dokter gigi merekomendasikan scaling gigi dilakukan setiap enam bulan sekali atau sekitar dua kali dalam setahun. Rekomendasi ini juga sejalan dengan anjuran pemeriksaan gigi rutin yang dilakukan setiap enam bulan. Dengan jadwal tersebut, penumpukan plak dan karang gigi dapat dikendalikan sebelum menimbulkan masalah yang lebih serius.

Namun, Family perlu memahami bahwa frekuensi scaling tidak selalu sama untuk setiap orang. Pada individu dengan kondisi kesehatan gigi yang baik, kebiasaan menyikat gigi yang benar, serta penggunaan benang gigi secara rutin, scaling setiap enam bulan biasanya sudah cukup. Sementara itu, bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit gusi, merokok, menggunakan behel, atau memiliki kecenderungan pembentukan karang gigi yang cepat, dokter mungkin menyarankan scaling setiap tiga hingga empat bulan sekali.

Salah satu tanda bahwa scaling gigi perlu segera dilakukan adalah munculnya karang gigi berwarna kekuningan atau kecokelatan di sekitar garis gusi. Selain itu, gusi yang sering berdarah saat menyikat gigi, bau mulut yang sulit hilang meskipun sudah menjaga kebersihan mulut, serta rasa tidak nyaman di sekitar gusi juga dapat menjadi sinyal bahwa penumpukan plak dan karang gigi sudah cukup banyak.

Masih banyak mitos yang beredar mengenai scaling gigi. Salah satu yang paling sering didengar adalah anggapan bahwa scaling dapat membuat gigi menjadi tipis atau renggang. Faktanya, scaling tidak mengikis lapisan gigi yang sehat. Setelah karang gigi dibersihkan, beberapa orang memang merasa ada celah di antara gigi atau gigi terasa lebih sensitif. Kondisi ini biasanya terjadi karena sebelumnya karang gigi menutupi area tersebut. Setelah dibersihkan, struktur gigi kembali terlihat seperti kondisi aslinya.

Selain menjaga kebersihan gigi dan mulut, scaling juga memberikan manfaat lain yang tidak kalah penting. Pembersihan karang gigi secara rutin dapat membantu mencegah radang gusi, mengurangi risiko infeksi mulut, menjaga napas tetap segar, serta membantu mempertahankan kesehatan gigi dalam jangka panjang. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa kesehatan mulut yang baik juga berhubungan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan jantung dan pengendalian diabetes.

Agar hasil scaling lebih optimal, Family juga perlu menerapkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi setiap hari. Menyikat gigi minimal dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, membersihkan sela gigi dengan dental floss, mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis, serta memperbanyak minum air putih merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi pembentukan plak.

Selain itu, jangan menunggu hingga gigi sakit untuk datang ke klinik gigi. Pemeriksaan rutin memungkinkan dokter mendeteksi masalah sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih kompleks dan membutuhkan biaya perawatan yang lebih besar. Pemeriksaan berkala juga membantu menentukan apakah jadwal scaling enam bulan sekali sudah sesuai atau perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan mulut masing-masing.

Kesimpulannya, jawaban untuk pertanyaan scaling gigi berapa kali setahun adalah umumnya dua kali dalam setahun atau setiap enam bulan sekali. Namun, kebutuhan setiap orang bisa berbeda tergantung kondisi kesehatan gigi dan mulutnya. Dengan melakukan pemeriksaan rutin di klinik gigi dan mengikuti rekomendasi dokter, Family dapat menjaga kesehatan gigi lebih optimal, mencegah berbagai masalah mulut, serta memastikan jadwal scaling gigi berapa kali setahun yang paling sesuai dengan kebutuhan pribadi.


Bagikan Artikel Ini