Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Musim Hujan dan Risiko Penyakit: Apa yang Bisa Kita Lakukan dari Rumah
Kesehatan - 30 Dec 2025 Oleh Diaz
58 Kali DibacaFam, musim hujan memang sering bikin suasana terasa lebih adem dan nyaman, tapi di balik rintik yang jatuh pelan-pelan itu, ada cerita lain yang perlu kita waspadai. Musim hujan dan risiko penyakit sering berjalan beriringan, mulai dari flu, demam berdarah, diare, sampai infeksi saluran pernapasan. Perubahan cuaca yang cepat, kelembapan tinggi, dan genangan air jadi “rumah singgah” yang ideal buat virus dan bakteri. Tapi tenang, Family, kita nggak harus panik. Ada banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan dari rumah supaya tubuh tetap aman dan daya tahan tetap kuat.
Saat hujan datang hampir setiap hari, tubuh kita sebenarnya sedang diuji kemampuan adaptasinya. Pagi panas, siang mendung, sore hujan, malam dingin. Kalau imunitas lagi turun, virus gampang masuk tanpa permisi. Flu dan batuk jadi tamu paling sering, apalagi kalau kebiasaan cuci tangan masih suka disepelekan. Belum lagi nyamuk yang berkembang biak di air tergenang, membawa risiko demam berdarah yang selalu jadi momok tahunan di musim hujan.
Langkah paling dasar tapi sering dilupakan adalah menjaga kebersihan lingkungan rumah. Family bisa mulai dari hal kecil seperti memastikan tidak ada air yang menggenang di pot bunga, talang air, atau ember bekas. Nyamuk nggak butuh kolam renang, cukup tutup botol saja sudah cukup buat bertelur. Membersihkan rumah secara rutin, terutama area lembap seperti kamar mandi dan dapur, juga membantu mencegah jamur dan bakteri berkembang.
Dari sisi tubuh, asupan nutrisi jadi kunci penting. Musim hujan bukan alasan buat jarang minum air putih. Banyak orang merasa nggak haus karena udara dingin, padahal tubuh tetap butuh cairan. Pastikan Family makan makanan bergizi seimbang, perbanyak sayur dan buah yang kaya vitamin C seperti jeruk, jambu, dan pepaya. Kalau perlu, konsumsi suplemen vitamin sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk bantu menjaga daya tahan tubuh.
Istirahat juga sering dianggap sepele. Begadang, kurang tidur, ditambah cuaca yang nggak menentu, itu kombinasi yang pas buat bikin tubuh drop. Tidur cukup membantu sistem imun bekerja lebih optimal melawan virus. Jangan lupa juga buat tetap aktif bergerak. Nggak harus olahraga berat, jalan kaki di rumah atau stretching ringan sudah cukup membantu melancarkan peredaran darah.
Satu hal penting lain yang bisa kita lakukan dari rumah adalah menjaga kebersihan diri. Cuci tangan pakai sabun sebelum makan, setelah dari luar rumah, dan setelah dari kamar mandi. Kebiasaan sederhana ini terbukti efektif mencegah banyak penyakit menular. Kalau Family lagi flu atau batuk, biasakan pakai masker di rumah untuk melindungi anggota keluarga lain, terutama anak-anak dan lansia.
Musim hujan juga identik dengan makanan yang cepat basi. Jadi pastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar matang dan disimpan dengan baik. Hindari jajan sembarangan, terutama makanan yang terpapar air hujan atau lingkungan kotor, karena risiko diare dan tifus bisa meningkat.
Selain itu, jangan ragu memantau kondisi kesehatan anggota keluarga. Kalau mulai muncul gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, mual, atau lemas berkepanjangan, segera konsultasi ke tenaga kesehatan. Deteksi dini selalu lebih baik daripada menunggu kondisi makin parah. Sekarang pun banyak layanan kesehatan yang memudahkan konsultasi tanpa harus keluar rumah, jadi manfaatkan fasilitas yang ada.
Pada akhirnya, musim hujan bukan sesuatu yang harus ditakuti, Fam. Dengan kebiasaan hidup bersih, pola makan yang baik, istirahat cukup, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, kita bisa tetap sehat meski hujan turun hampir setiap hari. Ingat, musim hujan dan risiko penyakit memang nyata, tapi langkah pencegahan dari rumah jauh lebih kuat kalau dilakukan bersama-sama. Jaga diri, jaga keluarga, dan tetap hangat melewati musim hujan ini, Family.
Bagikan Artikel Ini