Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Mengenal Lebih Jauh OTG, ODP dan PDP
Kesehatan - 28 Apr 2020 Oleh Diaz
22.932 Kali DibacaBeberapa orang mungkin masih belum mengerti apa itu istilah OTG, ODP, dan PDP. Mungkin masih banyak orang yang belum tau alias kebingungan dalam membedakan dari ketiga kriteria tersebut. Perlu dipahami, kriteria tersebut dibuat untuk mengelompokkan risiko serta penampakan gejala dari orang-orang yang mungkin atau sudah terpapar virus SARS-CoV-2 atau COVID-19.
OTG “Orang Tanpa Gejala”
OTG merupakan individu yang tidak menunjukkan gejala virus corona. Meski demikian, OTG memiliki risiko tertular dari orang positif COVID-19. OTG-lah yang paling ditakuti para ahli kesehatan karena virus tidak menunjukkan gejala namun masih bisa menular.
ODP “Orang Dalam Pemantauan”
ODP merupakan orang yang pergi/berasal dari daerah lain yang merupakan tempat penyebaran virus corona. Selain itu, pernah berkontak langsung dengan orang atau pasien positif corona.
Maka dari itu ODP harus isolasi mandiri selama 14 Hari.
PDP “Pasien Dalam Pengawasan”
PDP adalah orang yang masuk dalam kategori sudah dirawat oleh tenaga kesehatan (menjadi pasien). Seseorang dikatakan PDP apabila terlihat menunjukkan gejala sakit, seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas.
Selanjutnya, PDP akan dipantau apakah orang tersebut memiliki riwayat kontak dengan orang positif COVID-19.
Lalu, Mengapa ODP Harus Isolasi Mandiri?
Isolasi mandiri bertujuan agar ODP bisa beristirahat dengan cukup, membuat imun tubuh berangsur lebih baik dan meminimalisir orang lain tertular dari penyakit yang di alami.
Biasanya dokter menyarankan tetap berada di rumah, membatasi diri untuk bertemu orang lain, istirahat cukup, makan makanan bergizi serta mengonsumsi multivitamin.
Fasilitas Isolasi Mandiri Klinik Keluarga
Apa itu home visit?
informasi dan pendaftaran di WhatsApp : 085-770-513-513
Bagikan Artikel Ini