Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Mengenal Gejala Diabetes Melitus: Pentingnya Deteksi Dini untuk Kesehatan yang Lebih Baik
Penyakit - 17 Dec 2024 Oleh Diaz
747 Kali DibacaDiabetes Melitus adalah salah satu penyakit tidak menular yang semakin meningkat prevalensinya di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dengan lebih dari 10 juta kasus yang dilaporkan, pemahaman tentang gejala dan pengelolaannya menjadi sangat penting untuk menghindari komplikasi yang lebih serius.
Apa itu Diabetes Melitus?
Diabetes Melitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan kadar glukosa (gula) dalam darah yang tinggi. Penyakit ini terbagi menjadi dua tipe utama: Diabetes Tipe 1, yang biasanya terjadi pada anak-anak dan remaja akibat kurangnya produksi insulin, dan Diabetes Tipe 2, yang lebih umum dan sering terkait dengan faktor gaya hidup serta obesitas.
Gejala Diabetes Melitus
Penting untuk mengenali gejala awal diabetes agar dapat melakukan tindakan yang diperlukan. Berikut adalah beberapa gejala diabetes melitus yang umum ditemukan:
1. Sering Haus dan Lapar: Penderita diabetes sering merasa haus meskipun telah banyak minum. Rasa lapar yang berlebihan juga bisa menjadi tanda kadar glukosa yang tinggi dalam darah.
2. Frekuensi Buang Air Kecil yang Meningkat: Kadar glukosa yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil, karena ginjal berusaha mengeluarkan kelebihan glukosa melalui urin.
3. Kelelahan: Rasa lelah yang berkepanjangan meskipun tidak melakukan aktivitas berat bisa menjadi tanda bahwa tubuh tidak menggunakan glukosa dengan baik.
4. Luka yang Lambat Sembuh: Penderita diabetes sering mengalami luka yang sulit sembuh, yang disebabkan oleh gangguan aliran darah dan sistem imun yang lemah.
5. Penglihatan Kabur: Kadar gula darah yang tinggi dapat mempengaruhi lensa mata, menyebabkan penglihatan kabur.
6. Mati Rasa atau Kesemutan: Kerusakan saraf akibat diabetes dapat menyebabkan rasa mati rasa atau kesemutan, terutama di tangan dan kaki.
Pentingnya Deteksi Dini
Untuk mencegah komplikasi yang lebih serius, seperti penyakit jantung, kerusakan ginjal, atau kebutaan, deteksi dini diabetes sangatlah penting. Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan kadar glukosa darah secara rutin juga dianjurkan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga diabetes, obesitas, atau gaya hidup yang tidak sehat.
Kesimpulan
Mengenali gejala diabetes melitus adalah langkah pertama menuju pengelolaan yang lebih baik. Dengan mendapatkan diagnosis yang tepat dan melakukan perubahan gaya hidup yang sehat, seperti menjaga pola makan seimbang dan rutin berolahraga, risiko komplikasi dapat diminimalkan. Mari tingkatkan kesadaran kita terhadap penyakit ini dan jaga kesehatan untuk masa depan yang lebih baik.
Bagikan Artikel Ini