Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Lebih Dekat Mengenal Demam Berdarah Dengue / DBD, Pengobatan & Cara Pencegahannya
Jaminan Kesehatan Nasional/BPJS - 27 Jun 2024 Oleh Diaz
802 Kali DibacaDemam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini umum terjadi di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. DBD dapat menyebabkan gejala yang parah dan komplikasi serius jika tidak segera diobati. Artikel ini akan membahas gejala, pencegahan, dan pengobatan demam berdarah dengue.
Demam berdarah dengue adalah infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Ada empat jenis virus Dengue (DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4), dan infeksi oleh satu jenis virus memberikan kekebalan seumur hidup terhadap jenis tersebut tetapi hanya kekebalan sementara terhadap jenis lainnya. Infeksi kedua kalinya dengan jenis virus yang berbeda dapat meningkatkan risiko komplikasi yang lebih parah.
Gejala DBD biasanya muncul 4-10 hari setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi dan bisa berlangsung hingga 7 hari. Gejala umum meliputi:
Pada beberapa kasus, DBD dapat berkembang menjadi demam berdarah dengue yang parah, yang dikenal sebagai dengue shock syndrome (DSS). DSS dapat menyebabkan pendarahan hebat, penurunan tekanan darah yang drastis, dan kematian jika tidak segera ditangani.
Pencegahan DBD terutama melibatkan pengendalian populasi nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk. Berikut adalah beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:
Menggunakan Kelambu Berinsektisida: Tidur di bawah kelambu yang telah diberi insektisida, terutama di daerah endemik.
Memakai Pakaian Pelindung: Kenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang, terutama pada waktu senja dan subuh ketika nyamuk Aedes paling aktif.
Menggunakan Repelan Serangga: Oleskan repelan serangga yang mengandung DEET, picaridin, atau minyak lemon eucalyptus pada kulit yang terpapar.
Menghilangkan Tempat Berkembang Biak Nyamuk:
Menggunakan Larvasida: Mengaplikasikan larvasida di tempat penampungan air yang sulit dikosongkan untuk membunuh larva nyamuk.
Tidak ada pengobatan khusus untuk DBD. Pengobatan yang diberikan bersifat suportif untuk mengurangi gejala dan mencegah komplikasi. Beberapa langkah pengobatan yang dapat dilakukan meliputi:
Istirahat dan Cairan: Pasien dianjurkan untuk banyak beristirahat dan minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi. Cairan elektrolit atau larutan oralit dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.
Pengobatan Gejala:
Pengawasan Medis: Pada kasus yang parah, pasien mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit untuk mendapatkan cairan intravena (infus) dan pengawasan medis ketat.
Pantau Tanda-tanda Peringatan: Segera cari bantuan medis jika muncul tanda-tanda peringatan seperti muntah berulang, nyeri perut yang parah, pendarahan, atau perubahan kesadaran.
Demam berdarah dengue adalah penyakit serius yang memerlukan perhatian khusus, terutama di daerah tropis dan subtropis. Pencegahan melalui pengendalian nyamuk dan perlindungan pribadi adalah kunci utama untuk mengurangi risiko infeksi. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan gejala DBD, segera cari bantuan medis untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat. Dengan langkah pencegahan yang tepat dan penanganan yang cepat, dampak DBD dapat diminimalkan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai demam berdarah dengue dan cara pencegahannya, kunjungi situs resmi organisasi kesehatan atau berkonsultasi dengan profesional medis.
Bagikan Artikel Ini