Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Imunisasi HPV: Langkah Penting untuk Mencegah Kanker Serviks pada Generasi Muda

Penyakit - 07 Feb 2025 Oleh Diaz

759 Kali Dibaca

Imunisasi Human Papillomavirus (HPV) semakin mendapatkan perhatian di kalangan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan orang tua dan remaja. HPV adalah virus yang dapat menyebabkan kanker serviks, salah satu jenis kanker paling umum di kalangan wanita di seluruh dunia. Pemberian vaksin HPV menjadi salah satu strategi utama untuk menanggulangi angka kejadian kanker serviks yang terus meningkat.

Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), lebih dari 300.000 wanita di seluruh dunia meninggal akibat kanker serviks setiap tahunnya, dan 90% dari kematian ini terjadi di negara berkembang. Di Indonesia, kanker serviks menyumbang sekitar 20.000 kematian setiap tahunnya, menjadikannya sebagai penyebab kematian nomor satu akibat kanker di negara ini.

Program imunisasi HPV di Indonesia mulai dilaksanakan secara terencana sejak tahun 2016, dengan pemerintah memberikan vaksin secara gratis kepada anak perempuan yang berusia 9 hingga 14 tahun. Vaksin ini terbukti aman dan efektif dalam mencegah infeksi HPV yang berpotensi menyebabkan kanker serviks.

Dr. Siti Fatimah, seorang ahli penyakit dalam dan kanker, menjelaskan, "Vaksin HPV dapat memberikan perlindungan hingga 70% terhadap infeksi virus ini dan risiko kanker serviks. Oleh karena itu, sangat penting bagi keluarga untuk mendorong anak perempuan mereka untuk mendapatkan vaksin ini."

Namun, meskipun program imunisasi HPV sudah berjalan, tingkat partisipasi di beberapa daerah masih jauh dari harapan. Banyak orang tua yang belum sepenuhnya memahami pentingnya vaksinasi ini. Selain itu, masih ada sejumlah mitos dan kesalahpahaman yang beredar di masyarakat yang bisa menjadi penghalang bagi orang tua untuk memvaksin anak mereka.

"Kami berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat tentang manfaat vaksin HPV melalui seminar, kampanye media sosial, dan kerjasama dengan lembaga pendidikan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Andi Prabowo. "Kami berharap dengan peningkatan kesadaran, lebih banyak anak perempuan yang mendapatkan vaksin ini."

Banyak organisasi kesehatan di Indonesia, termasuk Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), juga telah mengambil langkah-langkah aktif dalam mempromosikan program imunisasi HPV. Mereka mengajak masyarakat untuk lebih terbuka dan menerima informasi dari sumber yang terpercaya.

Diharapkan, dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap imunisasi HPV, Indonesia dapat menurunkan angka kejadian kanker serviks dan memberikan masa depan yang lebih sehat bagi generasi muda. Vaksinasi HPV adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan wanita di Indonesia.

Penutup:
Imunisasi HPV merupakan salah satu pilar penting dalam upaya pencegahan kanker serviks. Dalam menghadapi tantangan ini, perhatian dan dukungan dari semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, sangat diperlukan untuk menciptakan Indonesia yang lebih sehat dan bebas dari kanker serviks.


Bagikan Artikel Ini