Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Gejala dan Pengobatan Penyakit Asma
Kesehatan - 19 May 2025 Oleh Diaz
231 Kali DibacaPenyakit asma adalah kondisi kronis yang memengaruhi saluran pernapasan, menyebabkan peradangan dan penyempitan bronkus yang menghambat aliran udara ke paru-paru. Gejala asma bisa muncul secara tiba-tiba atau bertahap, dan sering kali dipicu oleh alergen, udara dingin, olahraga, atau infeksi saluran pernapasan. Gejala utama yang sering dialami penderita asma meliputi sesak napas, batuk yang sering terutama di malam hari atau dini hari, mengi (bunyi napas seperti siulan), dan rasa berat atau sesak di dada.
Penting untuk mengenali gejala asma sejak dini agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat dan mencegah serangan yang lebih parah. Pada serangan asma, saluran pernapasan menjadi sangat sempit sehingga penderita kesulitan bernapas dan memerlukan penanganan medis segera. Jika tidak ditangani dengan baik, asma dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.
Pengobatan asma biasanya melibatkan penggunaan obat-obatan yang bertujuan mengendalikan peradangan dan melebarkan saluran pernapasan. Obat utama yang sering digunakan adalah inhaler yang mengandung bronkodilator untuk meredakan sesak napas secara cepat dan kortikosteroid inhalasi untuk mengurangi peradangan jangka panjang. Selain itu, dokter juga dapat meresepkan obat oral atau injeksi untuk kasus asma yang lebih berat.
Selain pengobatan medis, pengelolaan asma juga melibatkan perubahan gaya hidup dan penghindaran pemicu. Penderita disarankan untuk menghindari paparan alergen seperti debu, asap rokok, bulu hewan, dan polusi udara. Menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola stres juga penting untuk mencegah kambuhnya gejala asma. Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter dan mengikuti rencana pengobatan yang telah ditetapkan sangat dianjurkan agar asma dapat terkontrol dengan baik.
Penting juga untuk memiliki rencana tindakan darurat jika terjadi serangan asma, termasuk mengenali tanda-tanda peringatan dan mengetahui kapan harus mencari bantuan medis. Dengan pengelolaan yang tepat, penderita asma dapat menjalani kehidupan yang aktif dan produktif tanpa terganggu oleh gejala penyakit ini.
Bagikan Artikel Ini