Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 12.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Hubungan antara Tekanan Darah Tinggi dan Serangan Jantung

Kesehatan - 16 Jul 2019 Oleh Diaz

57 Kali Dibaca

Assalamualaikum sahabat Klinik Keluarga. Tau gak sih? Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah yang meningkat pada arteri. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah ke seluruh tubuh.

Penyakit Hipertensi tidak bisa diremehkan, karena hipertensi menyebabkan seseorang terkena stroke, serangan jantung, gagal jantung, aneurisma arteri, penyakit arteri perifer dan penyebab penyakit ginjal kronik.

Perbaikan pola makan dan gaya hidup dapat memperbaiki tekanan darah dan mengurangi risiko komplikasi kesehatan. Mesikpun demikian, obat diperlukan pada sebagian orang apabila perubahan gaya hidup saja tidak cukup atau tidak efektif.

Banyak orang yang bahkan tidak tahu mereka memiliki darah tinggi. Hipertensi bisa muncul tanpa gejala fisik, yang diam-diam merusak pembuluh darah dan menyebabkan ancaman kesehatan yang serius. Maka dari itu hipertensi sering disebut “Silent Killer”.

Ayo kontrol tekanan darah. Bertanggung jawablah atas diri Anda dan tekanan darah Anda mulai hari ini. Seimbangkan Gizi, Enyahkan Rokok, Hadapi dan Atasi Stres dan Teratur Berolahraga.

Bagi anda atau keluarga, kerabat yang mempunyai hipertensi, yuk bergabung dengan program Ngarumpi Di Sisi (Ngariung Mumpulung Parios Diabetes, Hipertensi) merupakan pengembangan program Ngarumpi Di Paris (Ngariung Mumpulung Parios Panyawat Kronis) yang mana penyakit kronis yang dikelola adalah penyakit Diabetes dan Hipertensi.

Kegiatan Ngarumpi Di Sisi (Ngariung Mumpulung Parios Diabetes, Hipertensi) dilakukan pada setiap minggu pertama untuk pengelolaan penyakit diabetes dan minggu ketiga untuk pengelolaan penyakit hipertensi.

Kegiatan Ngarumpi Disisi ( Ngariung Mumpulung Parios Diabetes, Hipertensi ) terdiri dari rangkaian kegiatan yang meliputi : 
1. Senam Bersama 
2. Penyuluhan Kesehatan 
3. Pendaftaran Peserta
4. Pemeriksaan Tekanan Darah, Berat Badan dan Tinggi Badan
5. Pemeriksaan Gula Darah ( bagi pasien diabetes )
6. Konsultasi dokter
7. Pengambilan Obat

 


Bagikan Artikel Ini