Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

USG Kandungan: Apa Saja yang Bisa Diketahui dari Pemeriksaan Ini?

USG 4 Dimensi - 29 Sep 2026 Oleh Diaz

37 Kali Dibaca

USG kandungan merupakan salah satu pemeriksaan yang cukup familiar bagi ibu hamil. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan untuk membantu memantau perkembangan kehamilan dan kondisi janin di dalam rahim. Buat Fam yang sedang menjalani kehamilan, mungkin pernah bertanya-tanya, sebenarnya apa saja yang bisa diketahui melalui USG kandungan? Apakah hanya untuk melihat jenis kelamin bayi? Ternyata, pemeriksaan USG punya fungsi yang jauh lebih luas dari itu.

USG atau ultrasonografi menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran bagian dalam tubuh. Pada kehamilan, pemeriksaan ini membantu tenaga kesehatan melihat kondisi rahim, plasenta, serta perkembangan janin tanpa menggunakan radiasi seperti pada pemeriksaan X-ray. Karena itu, USG menjadi salah satu pemeriksaan yang umum digunakan selama masa kehamilan.

Salah satu hal yang dapat diketahui melalui USG adalah perkembangan janin. Dokter dapat melihat ukuran dan pertumbuhan janin berdasarkan usia kehamilan. Beberapa pengukuran, seperti ukuran kepala, perut, dan panjang tulang paha, dapat digunakan untuk membantu memperkirakan pertumbuhan serta usia kehamilan. Hasil pemeriksaan kemudian dapat dibandingkan dengan perkembangan yang diharapkan sesuai usia kehamilan.

USG juga dapat membantu melihat aktivitas janin. Pada usia kehamilan tertentu, pemeriksaan dapat memperlihatkan gerakan janin dan aktivitas jantungnya. Bagi orang tua, momen ini tentu bisa menjadi pengalaman yang cukup berkesan karena untuk pertama kalinya dapat melihat si kecil melalui layar pemeriksaan.

Selain perkembangan janin, posisi janin juga dapat diperhatikan. Seiring bertambahnya usia kehamilan, posisi bayi dapat berubah-ubah. Menjelang persalinan, posisi janin menjadi salah satu hal yang ikut diperhatikan oleh tenaga kesehatan karena dapat berkaitan dengan proses persalinan.

Kondisi plasenta juga dapat dinilai melalui pemeriksaan USG. Plasenta merupakan organ yang berperan penting dalam memberikan oksigen dan nutrisi kepada janin selama kehamilan. Melalui USG, dokter dapat melihat lokasi plasenta dan menilai kondisi tertentu yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Bila terdapat temuan yang membutuhkan pemeriksaan atau pemantauan tambahan, dokter akan menjelaskannya sesuai kondisi masing-masing ibu.

Jumlah air ketuban juga dapat menjadi bagian dari penilaian selama pemeriksaan. Air ketuban berperan dalam melindungi janin dan mendukung proses tumbuh kembangnya di dalam rahim. Jumlah yang terlalu sedikit atau terlalu banyak dapat menjadi kondisi yang perlu dipantau oleh tenaga kesehatan.

Pada pemeriksaan tertentu, USG juga dapat membantu melihat struktur tubuh janin. Pemeriksaan anatomi atau USG yang lebih detail dapat digunakan untuk menilai perkembangan berbagai bagian tubuh janin, seperti kepala, otak, tulang belakang, jantung, perut, tangan, dan kaki. Namun, penting dipahami bahwa USG bukan berarti dapat mendeteksi seluruh kelainan secara pasti. Hasil pemeriksaan tetap perlu diinterpretasikan oleh dokter berdasarkan usia kehamilan, kondisi ibu, dan temuan lainnya.

Lalu, bagaimana dengan jenis kelamin bayi? Pada usia kehamilan tertentu, jenis kelamin janin mungkin dapat terlihat melalui USG jika posisi janin memungkinkan. Namun, hal ini bukan tujuan utama pemeriksaan. Fokus utama USG selama kehamilan tetap pada pemantauan kesehatan dan perkembangan ibu serta janin.

Waktu dan jenis pemeriksaan USG juga dapat berbeda pada setiap ibu. Ada pemeriksaan yang dilakukan pada awal kehamilan untuk membantu memastikan lokasi kehamilan dan memperkirakan usia kehamilan. Pada tahap berikutnya, pemeriksaan dapat digunakan untuk memantau pertumbuhan janin. Sementara itu, pemeriksaan yang lebih detail dapat dilakukan ketika ada indikasi tertentu atau sesuai pertimbangan dokter.

Fam juga tidak perlu menunggu muncul keluhan untuk berkonsultasi mengenai pemeriksaan kehamilan. Pemeriksaan rutin selama kehamilan penting untuk membantu tenaga kesehatan memantau kondisi ibu dan janin secara berkala. Setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda, sehingga jadwal pemeriksaan sebaiknya mengikuti rekomendasi dokter atau bidan yang menangani kehamilan.

Untuk informasi umum mengenai pemeriksaan selama kehamilan, Fam juga bisa membaca panduan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan World Health Organization (WHO). Sumber tersebut dapat menjadi referensi tambahan untuk memahami pentingnya perawatan selama masa kehamilan.

Jadi, USG bukan sekadar pemeriksaan untuk melihat wajah atau jenis kelamin si kecil. Ada banyak informasi yang dapat membantu tenaga kesehatan memantau perjalanan kehamilan, mulai dari pertumbuhan janin, aktivitas jantung, posisi janin, kondisi plasenta, hingga jumlah air ketuban. Kalau Fam sedang hamil dan ingin mengetahui pemeriksaan apa yang sesuai dengan usia kehamilan, jangan ragu untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau bidan. Dengan begitu, pemeriksaan USG kandungan dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi kehamilan masing-masing.


Bagikan Artikel Ini