Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Sering Demam? Kenali Pemeriksaan Darah yang Bisa Membantu Mengetahui Kondisi Tubuh
Medical Check Up - 29 Sep 2026 Oleh Diaz
61 Kali DibacaSering demam dan merasa kondisi tubuh belum juga benar-benar pulih? Fam, demam sebenarnya bukan penyakit, melainkan salah satu tanda bahwa tubuh sedang merespons sesuatu, misalnya infeksi atau kondisi tertentu. Karena itu, ketika demam muncul berulang atau disertai keluhan lain, pemeriksaan darah saat demam bisa menjadi salah satu langkah untuk membantu mengetahui kondisi tubuh dengan lebih jelas.
Demam biasanya ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh di atas batas normal. Kondisinya bisa muncul bersama berbagai keluhan, seperti badan terasa lemas, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, berkeringat, nafsu makan menurun, atau tubuh terasa tidak nyaman. Penyebabnya pun beragam. Infeksi virus dan bakteri termasuk penyebab yang cukup sering, tetapi demam juga bisa berkaitan dengan kondisi kesehatan lainnya. Jadi, tidak semua demam bisa langsung ditebak penyebabnya hanya dari gejala yang dirasakan.
Nah, di sinilah pemeriksaan darah dapat membantu. Pemeriksaan laboratorium tidak selalu berarti seseorang sedang mengalami kondisi yang serius. Justru, pemeriksaan dapat menjadi salah satu cara untuk mendapatkan informasi tambahan mengenai keadaan tubuh sehingga dokter bisa mempertimbangkan langkah selanjutnya berdasarkan keluhan dan hasil pemeriksaan.
Salah satu pemeriksaan yang umum dikenal adalah pemeriksaan darah lengkap atau complete blood count (CBC). Pemeriksaan ini dapat memberikan gambaran mengenai beberapa komponen darah, termasuk sel darah putih, sel darah merah, hemoglobin, dan trombosit. Sel darah putih, misalnya, berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Perubahan jumlah maupun jenis sel darah putih dapat memberikan informasi yang membantu dokter menilai adanya kemungkinan proses infeksi atau kondisi tertentu.
Namun, hasil pemeriksaan darah tidak bisa digunakan sendirian untuk menentukan penyebab demam. Jumlah sel darah putih yang meningkat, misalnya, dapat ditemukan pada berbagai kondisi dan tidak otomatis berarti seseorang mengalami infeksi bakteri. Begitu juga dengan hasil darah lainnya. Dokter biasanya akan melihat hasil laboratorium bersama gejala, riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, serta kondisi pasien secara keseluruhan.
Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat menyarankan pemeriksaan tambahan sesuai dengan keluhan dan dugaan penyebabnya. Misalnya, pemeriksaan tertentu dapat dilakukan ketika ada kecurigaan terhadap infeksi tertentu. Pemeriksaan yang dibutuhkan setiap orang tentu tidak selalu sama. Karena itu, sebaiknya jangan asal memilih pemeriksaan hanya karena sedang demam atau mengikuti hasil pencarian di internet.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah berapa lama demam berlangsung dan apakah demam terus berulang. Demam yang muncul sesekali bisa saja berkaitan dengan infeksi ringan dan membaik setelah tubuh beristirahat. Namun, apabila demam berlangsung terus, sering kambuh, semakin tinggi, atau disertai keluhan lain, sebaiknya kondisi tersebut tidak diabaikan.
Family juga perlu lebih waspada jika demam disertai sesak napas, nyeri dada, penurunan kesadaran, kejang, sakit kepala berat, leher kaku, muntah terus-menerus, tanda dehidrasi, perdarahan, atau kondisi tubuh yang semakin lemah. Pada situasi seperti ini, pemeriksaan dan penanganan medis sebaiknya tidak ditunda.
Selain pemeriksaan, jangan lupa tetap memperhatikan kebutuhan dasar tubuh selama mengalami demam. Cukupi cairan, beristirahat, gunakan pakaian yang nyaman, dan perhatikan perkembangan suhu tubuh. Jika menggunakan obat penurun demam, pastikan penggunaannya sesuai petunjuk tenaga kesehatan atau informasi pada kemasan. Hindari mengonsumsi antibiotik sendiri tanpa pemeriksaan dan anjuran dokter karena tidak semua demam disebabkan oleh bakteri.
Kalau Family sedang mengalami demam yang tidak kunjung membaik atau sering berulang, konsultasi dengan dokter dapat menjadi langkah awal yang lebih tepat. Dokter dapat menilai gejala yang dialami dan menentukan apakah pemeriksaan laboratorium diperlukan. Jika memang dibutuhkan, pemeriksaan darah dapat membantu memberikan informasi tambahan sehingga kondisi tubuh dapat dinilai dengan lebih menyeluruh.
Untuk informasi umum mengenai demam dan kapan perlu mencari pertolongan medis, Family juga bisa membaca informasi kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atau WHO. Informasi dari sumber kesehatan terpercaya dapat membantu menambah wawasan, tetapi tetap tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh tenaga kesehatan.
Jadi, Fam, kalau pemeriksaan darah saat demam diperlukan, jangan melihatnya sebagai sesuatu yang menakutkan. Pemeriksaan justru dapat membantu memberikan gambaran tambahan mengenai kondisi tubuh dan menjadi bagian dari proses dokter dalam menentukan langkah penanganan yang sesuai. Kalau demam sering muncul atau tidak kunjung membaik, lebih baik cari tahu penyebabnya daripada terus menebak-nebak sendiri.
Bagikan Artikel Ini