Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Kapan Ibu Hamil Perlu Melakukan USG? Kenali Waktu dan Tujuannya
USG 4 Dimensi - 29 Sep 2026 Oleh Diaz
34 Kali DibacaBagi Fam yang sedang menjalani kehamilan, pemeriksaan USG ibu hamil mungkin menjadi salah satu momen yang paling ditunggu. Selain bisa melihat perkembangan janin, USG juga membantu dokter memantau kondisi kehamilan dari waktu ke waktu. Tidak sedikit calon orang tua yang penasaran, sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk melakukan USG dan apakah harus menunggu sampai usia kehamilan tertentu? Jawabannya, USG dapat dilakukan pada beberapa tahap kehamilan dengan tujuan yang berbeda-beda.
Ultrasonografi atau USG merupakan pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran kondisi di dalam tubuh, termasuk rahim dan janin. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan oleh tenaga kesehatan menggunakan alat khusus dan dapat membantu melihat perkembangan janin, posisi janin, jumlah janin, hingga kondisi tertentu yang perlu diperhatikan selama kehamilan.
Pada awal kehamilan, USG dapat membantu memastikan apakah kehamilan berkembang di dalam rahim serta memperkirakan usia kehamilan. Pemeriksaan pada masa awal juga dapat digunakan untuk melihat kantung kehamilan dan, sesuai usia kehamilan, mendeteksi aktivitas jantung janin. Karena itu, ketika Fam mengetahui sedang hamil, sebaiknya mulai berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk menentukan jadwal pemeriksaan yang sesuai.
Memasuki trimester pertama, pemeriksaan USG dapat memberikan informasi penting mengenai perkembangan awal janin. Dokter dapat menilai ukuran janin dan mencocokkannya dengan perkiraan usia kehamilan. Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat menyarankan pemeriksaan tambahan sesuai kondisi ibu dan perkembangan kehamilan.
Saat memasuki trimester kedua, pemeriksaan USG biasanya semakin membantu untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan struktur tubuh janin. Salah satu pemeriksaan yang mungkin dilakukan adalah pemeriksaan anatomi janin secara lebih detail. Dokter dapat mengevaluasi bagian tubuh tertentu, seperti kepala, tulang belakang, anggota gerak, serta organ-organ yang dapat terlihat melalui pemeriksaan USG. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter menemukan adanya kondisi yang perlu ditindaklanjuti.
Trimester ketiga juga tidak kalah penting. Pada tahap ini, USG dapat digunakan untuk memantau pertumbuhan janin, posisi janin, jumlah air ketuban, serta kondisi lain yang berkaitan dengan persiapan menuju persalinan. Posisi janin juga dapat berubah selama kehamilan, sehingga pemeriksaan pada trimester akhir membantu dokter mendapatkan gambaran kondisi terkini sebelum persalinan.
Namun, perlu dipahami bahwa tidak semua ibu hamil memiliki jadwal USG yang sama. Frekuensi pemeriksaan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing ibu dan janin. Kehamilan dengan kondisi tertentu mungkin membutuhkan pemantauan lebih sering dibandingkan kehamilan tanpa komplikasi. Karena itu, Fam tidak perlu menjadikan pengalaman orang lain sebagai patokan utama.
Ada juga anggapan bahwa semakin sering melakukan USG, semakin baik. Padahal, pemeriksaan sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan medis dan rekomendasi tenaga kesehatan. USG bukan sekadar pemeriksaan untuk melihat wajah atau jenis kelamin bayi, tetapi merupakan salah satu alat bantu untuk memantau kondisi kehamilan.
Selain itu, Fam juga tidak perlu menunggu jadwal pemeriksaan berikutnya apabila mengalami keluhan tertentu selama kehamilan. Keluhan seperti perdarahan dari vagina, nyeri perut yang berat, keluar cairan dari vagina, demam, sakit kepala berat, pandangan terganggu, atau berkurangnya gerakan janin pada usia kehamilan ketika gerakan sudah dapat dirasakan perlu segera dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan. Dokter akan menentukan apakah pemeriksaan tambahan, termasuk USG, diperlukan.
Penting juga untuk memilih tempat pemeriksaan yang memiliki tenaga kesehatan dan fasilitas yang sesuai. Hasil USG sebaiknya tidak ditafsirkan sendiri hanya berdasarkan gambar yang terlihat di layar. Dokter akan menggabungkan hasil USG dengan usia kehamilan, riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, serta hasil pemeriksaan lainnya untuk mendapatkan gambaran kondisi ibu dan janin secara lebih menyeluruh.
Jadi, kapan sebenarnya ibu hamil perlu melakukan USG? Secara umum, USG dapat dilakukan sejak awal kehamilan dan dilanjutkan pada tahap-tahap berikutnya sesuai kebutuhan. Setiap pemeriksaan memiliki tujuan yang berbeda, mulai dari memastikan perkembangan awal kehamilan, memantau pertumbuhan dan anatomi janin, hingga mengevaluasi kondisi janin menjelang persalinan.
Buat Fam yang sedang mempersiapkan kehamilan atau sudah mendapatkan kabar bahagia, jangan ragu untuk berkonsultasi mengenai jadwal pemeriksaan yang tepat. Dengan pemeriksaan rutin dan pemantauan yang sesuai, kondisi ibu dan perkembangan janin dapat diketahui secara berkala. Jadi, kalau Fam sedang mencari informasi tentang USG ibu hamil, ingat bahwa waktu pemeriksaan sebaiknya disesuaikan dengan usia kehamilan dan kondisi masing-masing bersama arahan dokter atau tenaga kesehatan.
Bagikan Artikel Ini