Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Flek Hitam dan Kulit Kusam? Ini yang Perlu Kamu Perhatikan

Kesehatan - 29 Sep 2026 Oleh Diaz

38 Kali Dibaca

Flek hitam dan kulit kusam sering bikin kita merasa wajah terlihat kurang fresh, meskipun sudah cukup tidur atau rutin menggunakan skincare. Fam mungkin pernah mengalami kondisi ketika warna kulit terlihat tidak merata, muncul noda kecokelatan di beberapa bagian wajah, atau kulit terasa kurang cerah dibanding biasanya. Sebenarnya, flek hitam dan kulit kusam bisa dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari paparan sinar matahari, kebiasaan sehari-hari, kondisi kulit, hingga cara merawat wajah yang kurang sesuai.

Flek hitam atau dark spots umumnya muncul karena adanya peningkatan produksi melanin, yaitu pigmen yang memberikan warna pada kulit. Salah satu pemicunya adalah paparan sinar ultraviolet dari matahari. Ketika kulit terlalu sering terpapar sinar UV tanpa perlindungan yang cukup, produksi melanin dapat meningkat sebagai bentuk perlindungan alami kulit. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat membuat noda gelap semakin terlihat.

Selain paparan matahari, bekas jerawat juga bisa meninggalkan noda kehitaman yang dikenal sebagai post-inflammatory hyperpigmentation atau PIH. Jadi, kalau Fam sering menemukan bekas jerawat yang masih terlihat meskipun jerawatnya sudah sembuh, jangan buru-buru menganggap kulit sedang “kotor”. Bisa jadi, warna kulit memang membutuhkan waktu untuk kembali merata.

Sementara itu, kulit kusam dapat terlihat ketika kulit kehilangan tampilan cerah dan sehatnya. Kulit yang kering, kurang terhidrasi, penumpukan sel kulit mati, paparan polusi, kebiasaan merokok, kurang tidur, serta perawatan kulit yang kurang tepat dapat membuat wajah terlihat lebih lelah. Karena penyebabnya bisa berbeda-beda, perawatannya juga tidak selalu sama untuk setiap orang.

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah perlindungan dari sinar matahari. Menggunakan sunscreen secara rutin merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kulit dari paparan sinar UV. American Academy of Dermatology Association merekomendasikan penggunaan sunscreen dengan broad-spectrum protection dan SPF 30 atau lebih. Fam juga perlu menggunakannya secara cukup dan mengaplikasikan kembali sesuai kebutuhan, terutama ketika banyak beraktivitas di luar ruangan. 

Hal berikutnya adalah jangan terlalu agresif saat merawat kulit. Keinginan untuk membuat wajah lebih cerah terkadang membuat seseorang mencoba terlalu banyak produk sekaligus, melakukan eksfoliasi terlalu sering, atau menggunakan bahan aktif dengan konsentrasi tinggi tanpa memahami kebutuhan kulit. Bukannya semakin cerah, kulit justru bisa menjadi kemerahan, kering, sensitif, bahkan mengalami iritasi. Ketika skin barrier terganggu, kulit biasanya membutuhkan waktu untuk kembali stabil.

Rutinitas dasar sebenarnya sudah cukup menjadi fondasi. Bersihkan wajah dengan produk yang sesuai, gunakan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan kulit, kemudian lindungi kulit dengan sunscreen pada pagi dan siang hari. Setelah kondisi kulit cukup stabil, barulah produk dengan kandungan tertentu dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan. Beberapa bahan yang umum digunakan dalam perawatan hiperpigmentasi antara lain vitamin C, niacinamide, retinoid, azelaic acid, dan bahan pencerah lainnya. Namun, kecocokan setiap bahan dapat berbeda pada masing-masing orang.

Fam juga perlu berhati-hati dengan produk yang menawarkan hasil instan. Kulit yang terlihat lebih putih dalam waktu sangat singkat belum tentu berarti kulit menjadi lebih sehat. Apalagi jika produk tidak mencantumkan kandungan dengan jelas atau menjanjikan perubahan ekstrem dalam waktu beberapa hari. Perawatan kulit sebaiknya dilakukan secara bertahap dan konsisten, bukan mengejar hasil cepat dengan risiko membuat kulit mengalami iritasi.

Kalau flek hitam semakin banyak, berubah bentuk atau warna, terasa gatal, berdarah, atau memiliki perubahan yang tidak biasa, sebaiknya jangan hanya mengandalkan skincare. Pemeriksaan oleh dokter kulit dapat membantu mengetahui kondisi kulit secara lebih tepat. Dokter dapat menilai apakah noda tersebut merupakan hiperpigmentasi biasa, melasma, bekas peradangan, atau kondisi kulit lain yang membutuhkan penanganan berbeda.

Untuk Fam yang merasa sudah rutin menggunakan skincare tetapi flek hitam dan kulit kusam masih mengganggu, perawatan profesional juga bisa menjadi salah satu pilihan. Pemeriksaan terlebih dahulu tetap penting agar tindakan yang dipilih sesuai dengan kondisi kulit. Di Ningrum Beauty Care (NBC), tersedia beberapa pilihan perawatan kulit seperti Facial Acne, Facial Whitening, Facial Hydra, Facial Oxy, CO2, PRP, dan mesotherapy. Pemilihan treatment sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit, bukan sekadar mengikuti treatment yang sedang populer.

Pada akhirnya, kulit yang sehat bukan hanya soal terlihat putih atau bebas noda. Kondisi kulit yang terawat ditandai dengan kulit yang terasa nyaman, cukup lembap, terlindungi dari paparan matahari, dan ditangani sesuai kebutuhannya. Jadi, kalau Fam sedang menghadapi flek hitam dan kulit kusam, coba mulai dengan memperhatikan penyebabnya, memperbaiki rutinitas dasar, melindungi kulit dari sinar matahari, dan memilih perawatan yang sesuai. Konsistensi jauh lebih penting daripada mengejar hasil instan.


Bagikan Artikel Ini