Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Facial atau Facial + PRP? Kenali Perbedaannya Sebelum Treatment
Kesehatan - 29 Sep 2026 Oleh Diaz
38 Kali DibacaFacial atau facial + PRP, mana yang lebih cocok untuk kulit wajah? Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama buat Fam yang sedang ingin mulai rutin melakukan perawatan kulit tetapi masih bingung memilih treatment. Keduanya sama-sama bisa menjadi bagian dari perawatan wajah, tetapi sebenarnya memiliki tujuan dan proses yang berbeda. Jadi, sebelum menentukan pilihan, penting untuk memahami perbedaan facial dan PRP agar treatment yang dipilih bisa disesuaikan dengan kebutuhan kulit, bukan sekadar mengikuti tren.
Facial merupakan salah satu jenis perawatan wajah yang sudah cukup familiar. Treatment ini umumnya ditujukan untuk membantu membersihkan dan merawat kondisi permukaan kulit. Dalam prosesnya, facial dapat meliputi pembersihan wajah, eksfoliasi, penggunaan masker, hingga tindakan lain yang disesuaikan dengan kondisi kulit dan jenis facial yang dipilih. Karena jenis dan tahapan facial bisa berbeda-beda, konsultasi terlebih dahulu tetap penting agar perawatan yang dilakukan sesuai dengan kondisi kulit.
Sederhananya, facial lebih banyak berfokus pada perawatan dan kebersihan kulit dari bagian luar. Buat Family yang merasa kulit sedang kusam, banyak komedo, terasa kurang bersih, atau ingin menjaga kondisi kulit tetap terawat, facial bisa menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan. Namun, hasil dan manfaat treatment tentu dapat berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh kondisi kulit, jenis treatment, serta rutinitas perawatan sehari-hari.
Lalu bagaimana dengan PRP?
PRP atau Platelet-Rich Plasma merupakan treatment yang menggunakan plasma yang berasal dari darah pasien sendiri. Darah diambil terlebih dahulu, kemudian diproses untuk mendapatkan bagian plasma yang kaya trombosit sebelum digunakan dalam prosedur treatment. Karena menggunakan darah sendiri, proses PRP bukan sekadar facial biasa dan membutuhkan prosedur medis yang dilakukan oleh tenaga profesional.
Dalam perawatan kulit, PRP sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin mendapatkan perawatan yang lebih terarah terhadap tampilan dan kondisi kulit. Namun, penting dipahami bahwa PRP bukan berarti otomatis lebih cocok untuk semua orang. Ada kondisi tertentu yang perlu dipertimbangkan sebelum menjalani treatment, sehingga konsultasi dengan tenaga medis menjadi bagian penting sebelum tindakan dilakukan.
Nah, bagaimana kalau facial digabung dengan PRP?
Facial + PRP pada dasarnya menggabungkan dua pendekatan perawatan yang berbeda. Facial membantu merawat dan mempersiapkan kondisi kulit dari sisi perawatan permukaan, sementara PRP merupakan prosedur menggunakan plasma dari darah pasien sendiri. Kombinasi treatment seperti ini bisa saja menjadi pilihan bagi seseorang yang membutuhkan beberapa jenis perawatan sekaligus, tetapi keputusan tersebut sebaiknya tetap berdasarkan hasil konsultasi dan kondisi kulit masing-masing.
Jadi, jangan sampai memilih treatment hanya karena melihat hasil orang lain di media sosial, ya Fam. Kulit setiap orang punya kondisi yang berbeda. Treatment yang terlihat cocok pada satu orang belum tentu memberikan hasil yang sama pada orang lain.
Sebelum treatment, ada beberapa hal yang sebaiknya Family perhatikan. Pertama, kenali kondisi kulit saat ini. Apakah kulit sedang sensitif, mengalami iritasi, berjerawat, terlalu kering, atau justru berminyak? Kedua, ceritakan produk skincare dan obat yang sedang digunakan kepada tenaga medis. Informasi tersebut dapat membantu proses konsultasi agar treatment yang dipilih lebih sesuai.
Khusus untuk PRP, proses pengambilan darah juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Di klinik, pengambilan dan pengolahan darah harus dilakukan dengan prosedur yang tepat oleh tenaga profesional. Jadi, pastikan Fam memilih fasilitas kesehatan yang memiliki tenaga dan prosedur yang sesuai untuk tindakan tersebut.
Selain treatment di klinik, perawatan setelah treatment juga tidak kalah penting. Kulit tetap membutuhkan perawatan harian seperti membersihkan wajah dengan lembut, menggunakan pelembap sesuai kebutuhan kulit, serta menggunakan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan. Family juga sebaiknya mengikuti instruksi aftercare yang diberikan oleh tenaga medis setelah menjalani treatment.
Kalau masih bingung memilih facial atau facial + PRP, tidak perlu buru-buru menentukan sendiri. Konsultasikan kondisi kulit terlebih dahulu. Dari konsultasi tersebut, tenaga medis dapat membantu menjelaskan pilihan treatment, tahapan tindakan, hal yang perlu dipersiapkan, serta perawatan setelah treatment.
Pada akhirnya, facial atau facial + PRP bukan soal treatment mana yang sedang populer, tetapi mana yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit. Facial dapat menjadi pilihan untuk perawatan wajah, sedangkan PRP memiliki prosedur yang berbeda dan perlu dilakukan dengan pertimbangan medis. Jadi, sebelum treatment, kenali dulu kondisi kulit dan konsultasikan dengan tenaga profesional. Dengan begitu, perbedaan facial dan PRP bisa dipahami dengan lebih baik dan Family bisa menentukan perawatan yang sesuai secara lebih bijak.
Bagikan Artikel Ini